ARTIKEL
ARTIKEL

02 Feb 2018
MEMINIMALKAN TERSENGAT LISTRIK DI KAPAL
Jika kita baru mengenal kapal, beberapa hari pertama mungkin membuat kita bingung, tersesat, dan sangat khawatir bagaimana kita m...

02 Feb 2018
PROSEDUR MEMASUKI RUANG TERTUTUP DI KAPAL
Sebuah kapal merupakan struktur kompleks, di dalamnya terdapat beberapa ruang kecil dan tertutup. Banyak ruang tertutup ini digun...
BERITA KAMPUS
BERITA KAMPUS
SEPEKAN RANGKAIAN KEGIATAN DIES NATALIS KE-25
Senin, 12 Pebruari 2018. Dalam rangka memeriahkan Dies Natalis ke-25 SMK Pelayaran Hang Tuah Kediri, diselenggarakan berbagai mac...
SOSIALISASI OPERASI BINA KUSUMA SEMERU TAHUN 2018 POLRES KEDIRI KOTA
by SMK PELAYARAN HANG TUAH KEDIRI / 0 commentDIES NATALIS PERAK SMK PELAYARAN HANG TUAH KEDIRI
by SMK PELAYARAN HANG TUAH KEDIRI / 0 commentPELAKSANAAN KEGIATAN PRAKERIN DI DUNIA USAHA/DUNIA INDUSTRI
by SMK PELAYARAN HANG TUAH KEDIRI / 0 comment
SOSIALISASI UNBK TAHUN PELAJARAN 2017/2018
by SMK PELAYARAN HANG TUAH KEDIRI / 0 commentHANG TUAH TEMPOE DOLOE
by SMK PELAYARAN HANG TUAH KEDIRI / 0 commentKUNJUNGAN WALIKELAS TINGKAT 2 UNTUK PESERTA RATING DI POLTEKPEL SURABAYA
by SMK PELAYARAN HANG TUAH KEDIRI / 0 comment
BERITA PELAYARAN
BERITA PELAYARAN
INDONESIA AKTIF JALIN KERJASAMA REGIONAL TRANSPORTASI GUNA MENDUKUNG TERWUJUDNYA MASYARAKAT EKONOMI ASEAN
JAKARTA (21/2) – Sebagai salah satu negara ASEAN, Indonesia melalui Kementerian Perhubungan Cq. Direktorat Jenderal Perhubung...
PERKUAT KEDAULATAN MARITIM, INDONESIA AJUKAN KONSEP SISTEM RUTE DAN PELAPORAN KAPAL DI SELAT SUNDA DAN LOMBOK PADA SIDANG IMO NCSR KE-5
by SMK PELAYARAN HANG TUAH KEDIRI / 0 commentCEGAH PENCEMARAN LAUT, KEMENHUB TINGKATKAN PENGAWASAN KEGIATAN TANK CLEANING KAPAL
by SMK PELAYARAN HANG TUAH KEDIRI / 0 commentANTISIPASI CUACA EKSTRIM, KEMENHUB KELUARKAN MAKLUMAT PELAYARAN
by SMK PELAYARAN HANG TUAH KEDIRI / 0 comment
KEMENHUB EVALUASI PENEYELENGGARAAN KAPAL TERNAK
by SMK PELAYARAN HANG TUAH KEDIRI / 0 commentKEMENHUB TINGKATKAN PENGAWASAN KAPAL DAN FASILITAS PELABUHAN DI INDONESIA
by SMK PELAYARAN HANG TUAH KEDIRI / 0 commentCEGAH MONOPOLI, KEMENHUB SIAPKAN APLIKASI INFORMASI MUAT RUANG KAPAL (IMRK) TOL LAUT TAHUN 2018
by SMK PELAYARAN HANG TUAH KEDIRI / 0 comment
BUKU PELAUT
BUKU PELAUT
BUKU PELAUT DAN PERSYARATANNYA
Buku Pelaut adalah dokumen resmi negara yang dikeluarkan oleh Pemerintah yang berisi identitas fisik Pelaut yang tidak berdasar...
CARA CEK SERTIFIKAT PELAUT ONLINE
by SMK PELAYARAN HANG TUAH KEDIRI / 0 commentCARA MEMBUAT PERMOHONAN BUKU PELAUT ONLINE
by SMK PELAYARAN HANG TUAH KEDIRI / 0 commentCARA MENGETAHUI BUKU PELAUT ONLINE YANG SUDAH JADI
by SMK PELAYARAN HANG TUAH KEDIRI / 1 comment
CARA CEK ONLINE SERTIFIKAT PELAUT YANG BELUM JADI
by SMK PELAYARAN HANG TUAH KEDIRI / 0 commentCARA CEK ONLINE SERTIFIKAT PELAUT 2017
by SMK PELAYARAN HANG TUAH KEDIRI / 0 comment
ILMU PELAYARAN DATAR
Posted by: SMK PELAYARAN HANG TUAH KEDIRI Posted date: Januari 04, 2018 / comment : 0
Jadi, didalam menentukan pelayaran yang akan ditempuh, kapal haruslah diperhatikan faktor faktor cuaca, keadaan laut, sifat sifat kapalnya sendiri, dan faktor lainya sehingga diperoleh suatu rencana pelayaran yang paling ekonomis dan cukup aman. Secara garis besar ilmu pelayaran dapat dibagi atas :
- Ilmu Pelayaran Datar, yaitu ilmu pelayaran yang menggunakan benda benda bumiawi (Pulau, Gunung, Tanjung, Suar, dlsb), sebagai pedoman dalam membawa kapal dari satu tempat ketempat lain,
- Ilmu Pelayaran Astronomis, yaitu ilmu pelayaran yang menggunakan benda benda angkasa (Matahari, Bulan, Bintang,dlsb), sebagai pedoman dalam membawa kapal dari satu tempat ketempat lain,
- Navigasi Electronics, yaitu ilmu Navigasi yang berdasarkan atas alat-alat elektronika seperti radio pencari arah (RDF), RADAR, LORAN, DECCA, dsb.
1. Bentuk Bumi
Bahwa bumi berbentuk bulat dapat dibuktikan dari keadaan keadaan sebagai berikut:
- Sebuah kapal berlayar yang datang mendekat, mula mula akan terlihat tiang tiangnya terlebih dahulu, baru nampak anjungannya, kemudian seluruh badan kapalnya
- Adanya perbedaan waktu dan adanya siang dan malam
- Jikalau orang berjalan lurus dengan arah yang tetap, maka ia akan tiba kembali ditempat semula
- Pada waktu terjadi gerhana bulan, terlihat bahwa batas bayangan Bumi di Bulan berbentuk lingkaran
- Dari hasil-hasil pemotretan satelit, ternyata memang bumi berbentuk bulat
- Bagian permukaan bumi yang nampak ini menjadi semakin besar, jika penilik berada semakin tinggi.

2. Definisi Lingkaran di Bumi

- Poros Bumi ( KU,KS ) ialah sebuah garis yang melalui pusat bumi yang juga merupakan sumbu putar bumi. Untuk satu putaran bumi dibutuhkan waktu sekitar 23 jam 56 menit dan 04 detik.
- Katulistiwa ( KI ) ialah sebuah lingkaran besar yang tegak lurus pada poros bumi. Katulistiwa membagi bumi atas dua bagian yang sama besar yaitu belahan bumi Utara dan belahan bumi Selatan.
- Jajar ( LB, M ) ialah lingkaran lingkaran kecil yang sejajar dengan katulistiwa.
- Lingkaran Kutub ialah jajar yang letaknya 66½0 dari katulistiwa dan yang letaknya dibelahan bumi bagian Utara disebut Lingkaran kutub Utara dan yang letaknya dibelahan bumi bagian selatan disebut Lingkaran Kutub Selatan.
- Lingkaran Balik Mengkara ialah jajar yang letaknya 23½0 dibelahan bumi bagian Utara. Pada lingkaran ini Matahari mencapai titik Declinasi yang tertinggi (23027’) titik ini disebut juga Kutub Utara Ecliptika.
- Lingkaran Balik Jodayat ialah jajar yang letaknya 23½0 dibelahan bumi bagian Selatan. Pada lingkaran ini Matahari mencapai titik Declinasi yang tertinggi (23027’) titik ini disebut juga Kutub Selatan Ecliptika.
- Derajah ( KU, A, A', KS ) ialah lingkaran lingkaran besar yang melalui Kutub Utara dan Kutub Selatan
- Derajah Nol atau Derajah Nol derajat ialah sebuah derajah yang melalui Greenwich Inggris
- Batas Tanggal Internasional ialah di bujur 180° BT / BB, Lintang 0°.
- Mil Laut, 1 derajat busur pada derajah = 60 menit, dan 1 menit = 1 mil laut, panjang 1 mil laut atau International nautical mile = 1,852 km = 1852 meter.
- Kutub-kutub, adalah titik-titik potong permukaan bumi dengan poros bumi. Jadi poros bumi memotong muka bumi pada 2 titik, yang di Utara disebut Kutub Utara dan yang di Selatan disebut Kutub Selatan.
- Lintang Tempat ialah jarak antara tempat yang bersangkutan dengan katulistiwa, Lintang dihitung mulai dari katulistiwa ke Utara dan ke Selatan dari 0° sampai 90°. Lintang Katulistiwa = 0°, Lintang Kutub Utara = 90°U ( I, M, U, KU ), Lintang Kutub Selatan = 90°S (I, J, S, KS ). (lihat gambar. 1.2.)
- Bujur Tempat ialah jarak antara tempat yang bersangkutan dengan derajah nol, Bujur dihitung mulai dari derajah nol ke Timur dan ke Barat dari 0°sampai 180° dibedakan dalam bujur Timur (BT) dan bujur Barat (BB).
- Perbedaan Lintang (? li) adalah busur derajah antara jajar-jajar melalui dua buah tempat.
- Perbedaan Bujur (? Bu) adalah busur pada katulistiwa antara derajahderajah melalui dua buah tempat
- Lingkaran Besar (a) adalah lingkaran yang membagi bumi menjadi dua bagian yang sama (titik pusatnya selalu berimpit dengan titik pusat bumi)
- Lingkaran kecil (b) adalah lingkaran yang membagi bumi menjadi dua bagian yang tidak sama besarnya Derajat = satu derajat ( 10 ) adalah 1/360 bagian dari lingkaran Menit = satu menit ( 1’ ) adalah 1/60 bagian dari satu derajat.


4. Lintang
Lintang adalah busur derajah yang melalui tempat tertentu, dihitung mulai dari katulistiwa sampai jajar tempat tersebut (busur ba). (Lihat gambar 1.3.b.)
Jika melihat gambar 3.a maka dapat disimpulkan bahwa :
- Tiap titik di katulistiwa mempunyai nilai Lintang = 00
- Kutub-kutub mempunyai Lintang = 900
- Terdapat dua Lintang yaitu Lintang Utara dan Lintang Selatan yang dihitung dari 00 – 900
- Semua titik pada suatu jajar mempunyai lintang yang sama sebabsemua titik-titik tersebut terletak sama jauhnya dari katulistiwa. Jadi pengukuran lintang harus selalu dimulai dari katulistiwa dan berakhir pada jajar tempat tersebut. Pada suatu derajah kita dapat juga mengukur perbedaan lintang dari dua tempat tertentu.(Lihat gambar 1.3.b.)
- Jika dua titik dibumi keduanya terletak di setengah belahan bumi bagian Utara ataupun kedua titik tersebut juga berada di belahan bumi bagian selatan maka lintangnya disebut Lintang senama. (Lihat gambar.1.4.)
- Jika dua titik terletak pada setengah belahan bumi yang berbeda artinya satu titik terletak di belahan bumi bagian Utara dan yang satu titik terletak di belahan bumi bagian Selatan maka lintangnya disebut Lintang tidak senama. (Lihat gambar.1.4.)

- Jika bujur kedua tempat adalah senama, perbedaan bujur (? Bu)
- diperoleh dengan mengurangkan kedua bujurnya satu sama lain.
- Jika bujurnya tidak senama di dekat derajah nol, maka untuk memperoleh ? Bu kita harus menambahka?n kedua bujurnya.
- Jika bujurnya tidak senama di dekat bujur 1800 maka ? Bu dapat ditentukan dengan dua cara adalah sebagai berikut :
- Jumlahkan kedua bujur tersebut dan kurangkan hasilnya dari 3600.
- Kurangkan tiap bujur dari 1800 dan jumlahkan kedua hasilnya.(Lihat gambar.1.5.)

- Lingkaran balik Mengkara ialah jajar pada 23½0 U
- Lingkaran Balik Jadayat ialah jajar pada 23½0 S
- Lingkaran Kutub Utara ialah jajar pada 66½0 U
- Lingkaran Kutub Selatan ialah jajar pada 66½0 S ( Lihat gambar.1.6.)
- Daerah iklim dingin terletak pada sisi kutub dari lingkaran kutub
- Daerah iklim sedang terletak diantara lingkaran balik dan lingkaran kutub
- Daerah iklim panas (Tropik) terletak antara kedua lingkaran balik

- Penentuan tempat dengan penilikan Astronomis adalah menentukan ? li antara dua buah titik pada derajah yang sama,
- Pengukuran jarak secara langsung atau cara triangulasi (pengukuran segitiga).
- Utara = 3600 = 00
- Utara di Kiri Jarum Pendek = 11¼0
- Utara Timur Laut = 22½0
- Timur Laut di Kanan Jarum Pendek = 33¾0
- Timur Laut = 450
- Timur Laut di Kiri Jarum Pendek = 56¼0
- Timur Timur Laut = 67½0
- Timur di Kanan Jarum Pendek = 78¾0
- Timur = 900
- Timur di Kiri Jarum Pendek = 101¼0
- Timur Menenggara = 112½0
- Tenggara di Kanan Jarum Pendek = 123¾0
- Tenggara = 1350
- Tenggara di Kiri Jarum Pendek = 146¼0
- Selatan Menenggara = 157½0
- Selatan di Kanan Jarum Pendek = 168¾0
- Selatan = 1800
- Selatan di Kiri Jarum Pendek = 191¼0
- Selatan daya = 202½0
- Barat Daya diKanan Jarum Pendek = 213¾0
- Barat daya = 2250
- Barat Daya di Kiri Jarum Pendek = 236¼0
- Barat Barat Daya = 247½0
- Barat di Kanan Jarum Pendek = 258¾0
- Barat = 2700
- Barat di Kiri Jarum Pendek = 281¼0
- Barat Barat Laut = 292½0
- Barat Laut di Kanan Jarum Pendek = 303¾0
- Barat Laut = 3150
- Barat Laut di Kiri Jarum Pendek = 326¼0
- Utara Barat laut = 337½0
- Utara di Kanan Jarum Pendek = 348¾0
- 1. Utara = 3600= 00

About SMK PELAYARAN HANG TUAH KEDIRI

Next
DYNAMIC POSITIONING (DP) VESSEL DYNAMIC POSITIONING (DP) VESSEL
Previous
LOWONGAN BUMN ASDP INDONESIA FERRY TAHUN 2018 LOWONGAN BUMN ASDP INDONESIA FERRY TAHUN 2018
BerandaILMU PELAYARAN DATAR
Posted by SMK PELAYARAN HANG TUAH KEDIRI Januari 04, 2018 0
Jadi, didalam menentukan pelayaran yang akan ditempuh, kapal haruslah diperhatikan faktor faktor cuaca, keadaan laut, sifat sifat kapalnya sendiri, dan faktor lainya sehingga diperoleh suatu rencana pelayaran yang paling ekonomis dan cukup aman. Secara garis besar ilmu pelayaran dapat dibagi atas :
- Ilmu Pelayaran Datar, yaitu ilmu pelayaran yang menggunakan benda benda bumiawi (Pulau, Gunung, Tanjung, Suar, dlsb), sebagai pedoman dalam membawa kapal dari satu tempat ketempat lain,
- Ilmu Pelayaran Astronomis, yaitu ilmu pelayaran yang menggunakan benda benda angkasa (Matahari, Bulan, Bintang,dlsb), sebagai pedoman dalam membawa kapal dari satu tempat ketempat lain,
- Navigasi Electronics, yaitu ilmu Navigasi yang berdasarkan atas alat-alat elektronika seperti radio pencari arah (RDF), RADAR, LORAN, DECCA, dsb.
1. Bentuk Bumi
Bahwa bumi berbentuk bulat dapat dibuktikan dari keadaan keadaan sebagai berikut:
- Sebuah kapal berlayar yang datang mendekat, mula mula akan terlihat tiang tiangnya terlebih dahulu, baru nampak anjungannya, kemudian seluruh badan kapalnya
- Adanya perbedaan waktu dan adanya siang dan malam
- Jikalau orang berjalan lurus dengan arah yang tetap, maka ia akan tiba kembali ditempat semula
- Pada waktu terjadi gerhana bulan, terlihat bahwa batas bayangan Bumi di Bulan berbentuk lingkaran
- Dari hasil-hasil pemotretan satelit, ternyata memang bumi berbentuk bulat
- Bagian permukaan bumi yang nampak ini menjadi semakin besar, jika penilik berada semakin tinggi.

2. Definisi Lingkaran di Bumi

- Poros Bumi ( KU,KS ) ialah sebuah garis yang melalui pusat bumi yang juga merupakan sumbu putar bumi. Untuk satu putaran bumi dibutuhkan waktu sekitar 23 jam 56 menit dan 04 detik.
- Katulistiwa ( KI ) ialah sebuah lingkaran besar yang tegak lurus pada poros bumi. Katulistiwa membagi bumi atas dua bagian yang sama besar yaitu belahan bumi Utara dan belahan bumi Selatan.
- Jajar ( LB, M ) ialah lingkaran lingkaran kecil yang sejajar dengan katulistiwa.
- Lingkaran Kutub ialah jajar yang letaknya 66½0 dari katulistiwa dan yang letaknya dibelahan bumi bagian Utara disebut Lingkaran kutub Utara dan yang letaknya dibelahan bumi bagian selatan disebut Lingkaran Kutub Selatan.
- Lingkaran Balik Mengkara ialah jajar yang letaknya 23½0 dibelahan bumi bagian Utara. Pada lingkaran ini Matahari mencapai titik Declinasi yang tertinggi (23027’) titik ini disebut juga Kutub Utara Ecliptika.
- Lingkaran Balik Jodayat ialah jajar yang letaknya 23½0 dibelahan bumi bagian Selatan. Pada lingkaran ini Matahari mencapai titik Declinasi yang tertinggi (23027’) titik ini disebut juga Kutub Selatan Ecliptika.
- Derajah ( KU, A, A', KS ) ialah lingkaran lingkaran besar yang melalui Kutub Utara dan Kutub Selatan
- Derajah Nol atau Derajah Nol derajat ialah sebuah derajah yang melalui Greenwich Inggris
- Batas Tanggal Internasional ialah di bujur 180° BT / BB, Lintang 0°.
- Mil Laut, 1 derajat busur pada derajah = 60 menit, dan 1 menit = 1 mil laut, panjang 1 mil laut atau International nautical mile = 1,852 km = 1852 meter.
- Kutub-kutub, adalah titik-titik potong permukaan bumi dengan poros bumi. Jadi poros bumi memotong muka bumi pada 2 titik, yang di Utara disebut Kutub Utara dan yang di Selatan disebut Kutub Selatan.
- Lintang Tempat ialah jarak antara tempat yang bersangkutan dengan katulistiwa, Lintang dihitung mulai dari katulistiwa ke Utara dan ke Selatan dari 0° sampai 90°. Lintang Katulistiwa = 0°, Lintang Kutub Utara = 90°U ( I, M, U, KU ), Lintang Kutub Selatan = 90°S (I, J, S, KS ). (lihat gambar. 1.2.)
- Bujur Tempat ialah jarak antara tempat yang bersangkutan dengan derajah nol, Bujur dihitung mulai dari derajah nol ke Timur dan ke Barat dari 0°sampai 180° dibedakan dalam bujur Timur (BT) dan bujur Barat (BB).
- Perbedaan Lintang (? li) adalah busur derajah antara jajar-jajar melalui dua buah tempat.
- Perbedaan Bujur (? Bu) adalah busur pada katulistiwa antara derajahderajah melalui dua buah tempat
- Lingkaran Besar (a) adalah lingkaran yang membagi bumi menjadi dua bagian yang sama (titik pusatnya selalu berimpit dengan titik pusat bumi)
- Lingkaran kecil (b) adalah lingkaran yang membagi bumi menjadi dua bagian yang tidak sama besarnya Derajat = satu derajat ( 10 ) adalah 1/360 bagian dari lingkaran Menit = satu menit ( 1’ ) adalah 1/60 bagian dari satu derajat.


4. Lintang
Lintang adalah busur derajah yang melalui tempat tertentu, dihitung mulai dari katulistiwa sampai jajar tempat tersebut (busur ba). (Lihat gambar 1.3.b.)
Jika melihat gambar 3.a maka dapat disimpulkan bahwa :
- Tiap titik di katulistiwa mempunyai nilai Lintang = 00
- Kutub-kutub mempunyai Lintang = 900
- Terdapat dua Lintang yaitu Lintang Utara dan Lintang Selatan yang dihitung dari 00 – 900
- Semua titik pada suatu jajar mempunyai lintang yang sama sebabsemua titik-titik tersebut terletak sama jauhnya dari katulistiwa. Jadi pengukuran lintang harus selalu dimulai dari katulistiwa dan berakhir pada jajar tempat tersebut. Pada suatu derajah kita dapat juga mengukur perbedaan lintang dari dua tempat tertentu.(Lihat gambar 1.3.b.)
- Jika dua titik dibumi keduanya terletak di setengah belahan bumi bagian Utara ataupun kedua titik tersebut juga berada di belahan bumi bagian selatan maka lintangnya disebut Lintang senama. (Lihat gambar.1.4.)
- Jika dua titik terletak pada setengah belahan bumi yang berbeda artinya satu titik terletak di belahan bumi bagian Utara dan yang satu titik terletak di belahan bumi bagian Selatan maka lintangnya disebut Lintang tidak senama. (Lihat gambar.1.4.)

- Jika bujur kedua tempat adalah senama, perbedaan bujur (? Bu)
- diperoleh dengan mengurangkan kedua bujurnya satu sama lain.
- Jika bujurnya tidak senama di dekat derajah nol, maka untuk memperoleh ? Bu kita harus menambahka?n kedua bujurnya.
- Jika bujurnya tidak senama di dekat bujur 1800 maka ? Bu dapat ditentukan dengan dua cara adalah sebagai berikut :
- Jumlahkan kedua bujur tersebut dan kurangkan hasilnya dari 3600.
- Kurangkan tiap bujur dari 1800 dan jumlahkan kedua hasilnya.(Lihat gambar.1.5.)

- Lingkaran balik Mengkara ialah jajar pada 23½0 U
- Lingkaran Balik Jadayat ialah jajar pada 23½0 S
- Lingkaran Kutub Utara ialah jajar pada 66½0 U
- Lingkaran Kutub Selatan ialah jajar pada 66½0 S ( Lihat gambar.1.6.)
- Daerah iklim dingin terletak pada sisi kutub dari lingkaran kutub
- Daerah iklim sedang terletak diantara lingkaran balik dan lingkaran kutub
- Daerah iklim panas (Tropik) terletak antara kedua lingkaran balik

- Penentuan tempat dengan penilikan Astronomis adalah menentukan ? li antara dua buah titik pada derajah yang sama,
- Pengukuran jarak secara langsung atau cara triangulasi (pengukuran segitiga).
- Utara = 3600 = 00
- Utara di Kiri Jarum Pendek = 11¼0
- Utara Timur Laut = 22½0
- Timur Laut di Kanan Jarum Pendek = 33¾0
- Timur Laut = 450
- Timur Laut di Kiri Jarum Pendek = 56¼0
- Timur Timur Laut = 67½0
- Timur di Kanan Jarum Pendek = 78¾0
- Timur = 900
- Timur di Kiri Jarum Pendek = 101¼0
- Timur Menenggara = 112½0
- Tenggara di Kanan Jarum Pendek = 123¾0
- Tenggara = 1350
- Tenggara di Kiri Jarum Pendek = 146¼0
- Selatan Menenggara = 157½0
- Selatan di Kanan Jarum Pendek = 168¾0
- Selatan = 1800
- Selatan di Kiri Jarum Pendek = 191¼0
- Selatan daya = 202½0
- Barat Daya diKanan Jarum Pendek = 213¾0
- Barat daya = 2250
- Barat Daya di Kiri Jarum Pendek = 236¼0
- Barat Barat Daya = 247½0
- Barat di Kanan Jarum Pendek = 258¾0
- Barat = 2700
- Barat di Kiri Jarum Pendek = 281¼0
- Barat Barat Laut = 292½0
- Barat Laut di Kanan Jarum Pendek = 303¾0
- Barat Laut = 3150
- Barat Laut di Kiri Jarum Pendek = 326¼0
- Utara Barat laut = 337½0
- Utara di Kanan Jarum Pendek = 348¾0
- 1. Utara = 3600= 00

Tagged with: Materi Nautika
About SMK PELAYARAN HANG TUAH KEDIRI

IKUTI KAMI DI FACEBOOK
FOTO KEGIATAN
LOKASI
VIDEO BIDIKMISI
VIDEO PIP
PENGUMUMAN
DAFTAR TARUNA/I YANG SUDAH BERANGKAT PRAKERIN/PRALA PER 3 MARET 2018
Berikut ini nama-nama taruna/taruni yang sudah berangkat Prakerin/Prala per tanggal 3 Maret 2018. Apabila terjadi kesalahan informasi harap...
POSTINGAN POPULER
-
Salah satu syarat untuk melamar pekerjaan pada sebuah perusahaan pelayaran adalah sertifikat pelaut. Dimana sertifikat pelaut yang dimilik...
-
Sertifikat pelaut merupakan salah satu dokumen penting bagi pelaut, dimana sertifikat ini nantinya dipakai untuk berlayar. Ada beberapa se...
-
Proses pembuatan buku pelaut online di setiap daerah berbeda-beda, ada yang cepat dan ada juga yang agak terlambat, karena setiap daerah ju...
-
Secara umum, kapal tanker terdiri dari dua jenis: product tanker dan crude carrier. Di luar itu, ada jenis tanker yang lebih khusus seperti...
-
Salah satu kelengkapan berkas bagi pelaut untuk pergi berlayar atau naik ke kapal adalah buku pelaut , atau sering juga disebut seaman book...
Flickr Stream
Latest

Kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) merupakan kelanjutan dari kegiatan pertandingan/ perlombaan yang sudah dikenal dan merupakan salah satu kegiatan yang sering dilaksanakan oleh sekolah. Kegiatan ini merupakan suatu wahana bagi siswa untuk mengimplementasikan hasil kegiatan pembelajaran dalam ran...
Tidak ada komentar: